Thursday , March 21 2019

Usia 53, SDK Bernostalgia.

KandoraNews.com

Post : HMS (Dian Hardianti Lestari)

10 Mei selalu bermakna dimata Bupati Mamuju, Dr. H. Suhardi Duka. Bagaimana tidak, tanggal tersebut tidak lain adalah tanggal lahir dari Bupati yang menjabat kurang lebih 10 tahun ini. Tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di tanggal 10 Mei 2015, Suhardi Duka menggelar syukuran di rumah jabatan sapota, Ahad pagi.

Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke 53 kali ini, Suhardi Duka bernostalgia kembali ke 10 tahun yang lalu. Ia mengenang masa baru dilantik sebagai Bupati Mamuju tepat diusia 43 tahun. Dirinya mengakui, selama kurun 10 tahun tersebut, banyak perubahan yang terjadi pada pribadinya, utamanya dalam hal pengendalian emosional. Menurutnya, dengan usia berkepala lima, pembawaan diri lebih tenang, lebih sabar dan lebih bijak.

“dibanding usia Saya 10 tahun yang lalu, sejak awal Saya jadi bupati, Saya sangat ambisius, Saya ingin menggapai matahari karena memang usia begitu seperti tidak ingin melihat ada tantangan didepan, kekuatan untuk mendapat sesuatu itu sangat kuat, tetapi setelah mendapat usia kepala lima, ya sekarang 53 tahun, ketenangan berfikir lebih ada, tempramen kita sudah sangat terkendali” urai Suhardi Duka.

Ucap syukur pun terus terlontar dari mulut ayah 7 anak ini. dirinya berharap pengabdiannya tersebut dapat bernilai amal ibadah. Terlebih ia bersyukur karena ketujuh anaknya diberi kesehatan. Berikut, atas amanah yang diemban anak keduanya yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kab. Mamuju, H. St. Suraidah Suhardi, ia berharap dapat dijaga dengan baik. Suhardi Duka mengakui anaknya lebih maju. Kembali bernostalgia, sewaktu dirinya menjabat sebagai ketua DPRD Kab. Mamuju, usianya 37 tahun, sedangkan anak keduanya tersebut kini baru berusia 28 tahun.

 “ketua DPRD itu bukan jabatan yang rendah, itu adalah jabatan tinggi setingkat bupati, olehnya itu, amanah itu harus dijaga dengan baik. Saya dulu ketua DPR diusia 37 tahun tapi ketua DPR skarang masih berusia kepala dua, jadi saya menilai dia lebih maju dari Saya.” aku Suhardi Duka.

Pada syukuran yang digelar di Sapota’, turut pula diadakan lomba memasak antar kepala SKPD. Lomba tersebut menilai bahan-bahan masakan, plating makanan, serta rasa dari masakan. Yang menghadirkan 3 juri, diantaranya, cheff dari d’Maleo Hotel, Ahli Gizi dari Rumah Sakit Mitra Mamuju, serta Ketua TP-PKK Mamuju, Hj. Harsinah Suhardi.

Adapun lomba memasak tersebut di menangkan oleh Dinas Kesehatan dengan masakannya Nasi Goreng Herbal. Kemudian juara dua diraih oleh Dinas Pertanian yang memasak Nasi Goreng Organik. Serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebagai juara ketiga yang menyajikan Nasi Goreng Prestasi.

(FA).

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …