Thursday , March 21 2019

Terkait Insiden Pemukulan Polisi; IPMAJU JOGJAKARTA Siap Fasilitasi ke KOMNAS HAM

Jogjakarta, kandoranews.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Mamuju (IPMAJU) Jogjakarta malam tadi menggelar dialog interaktif membincang kekerasan yang dilakukan oknum polisi Polres Mamuju terhadap salah satu mahasiswa STIE-MM.

Untuk kesekian kalinya, Oknum polisi melakukan tindakan represif  kepada mahasiswa, hal tersebut menandakan tingkat moralitas polisi di Kab. Mamuju sangatlah minim dan krisis sehingga tindakan represif itu tidak terhindarkan, dari tahun ke tahun sampai berapa kali pergantian kapolres di kabupaten Mamuju.

Hairil Amri selaku ketua umum IPMAJU Jogjakarta mengatakan  “Hemat saya, dalam kasus ini yang terpenting ialah upaya hukum yang harus segera di tuntaskan mengingat pemukulan ini dilakukan oleh oknum polisi maka pengawalanya harus sampai pada wilayah tingkat poilisi militer jika tingkatan Polres Mamuju penangananya kurang jelas dan tidak transparan, untuk itu harapan mahasiswa mamuju di jogja Kapolres mamuju Eko Wagiyanto harus dapat menyelesaikan problema ini jika tidak kami siap memfasilitasi saudara Sutrisno (korban) melaporkan penganiayaan tersebut sampai ke komnas HAM.”

Seharusnya polisi selaku pengayom masyarakat dan penegak hukum tidak melakukan hal yang kontradiktif dengan tugas tersebut. Inilah yang kami sebut bahwa polisi saat ini tidak jauh berbeda dengan preman. Melihat kasus ini yang terus berulang memang sudah menjadi catatan khusus bagi mahasiswa bahwa desakan ke kapolres untuk menyelesaikan kasus ini tidak boleh setengah – setengah jangan berhenti kalau oknumnya belum menjadi tersangka penganiayaan oleh karnanya kami siap mendampingi dan mengawal sampai tingkatan pusat jika dibutuhkan.

(um/ra)

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …