Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Tuesday , October 16 2018

SIOLA Mamuju Raih Penghargaan Internasional Platinum

MAMUJU, kandoranews.com – Stimulasi, Intervensi, Optimalisasi Pelayanan untuk Anak-anak (SIOLA) merupakan program Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju yang berjalan sejak tahun 2012 bekerjasama LSM Yayasan Karampuang, Unicef dan PTTEP Malunda Limited Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang dimana program SIOLA meraih penghargaan Platinum Award untuk di The 9th Annual Global CSR Summit & Awards 2017 sebagaipenghargaan tertinggi Kategori Program Komunitas Terbaik di negara Malaysia baru-baru ini.

Mendengar kabar tersebut, Pemerintah Daerah Kab. Mamuju, PTTEP Malunda Limited bersama Yayasan karampung dan Tim Siola Kab. Mamuju menggelar ramah tamah serta menghadirkan beberapa media Nasional ataupun media lokal di Hotel D’maleo.

Diacara tersebut Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari menyampaikan bahwa kehadirian perusahaan besar dari Thailand PTTEP yang dana CSR memang diperuntukkan untuk masyarakat tentunya dengan adanya Yayasan Karampuang sebagai petunjuk dan kompas sehingga pendanaan CSR bisa tersalurkan dan menghasilkan program seperti SIOLA yang lahir dari bahasa Daerah Mamuju.

“Yakin saja bahwa sedikit banyak ada campur tangan orang Daerah untuk kesuksesan SIOLA itu ada dan keberadaan PTTEP disini sangat membantu Pemerintah Daerah. Harapan kami nantinya bukan hanya dari perusahaan PTTEP Malunda Limited saja yang memberikan sumbangsi yang luar biasa, tetapi ada perusahaan lain juga yang ikut berpartisipasi. Sekali lagi penghargaan ini adalah milik kita semua”. Pungkasnya.

Selepas itu, Bupati Mamuju H. Habsi Wahid yang pertama kali meresmikan SIOLA yang dibangun oleh PTTEP, SIOLA Pasir Putih Kecamatan Tapalang Barat pada Januari 2013 mengatakan SIOLA akan menjadi kebijakan setiap tahunnya dan akan terus dilakukan pembinaan, pastinya di Mamuju tidak ada lagi anak yang tidak tuntas wajib belajar 9 tahun. Tutupnya. (Ra/Fa)

HMS. Lisa Sari Dewi H

Comments

comments

Check Also

Empat Desa di Mamasa Tertimpa Tanah Longsor dan Banjir

MAMASA, KANDORANEWS.com – Akibat diguyur hujan lebat selama 15 jam pada Sabtu hingga Minggu dinihari 14 …

Adventorial