Thursday , March 21 2019

Sambangi Kantor Kemenag, Kapolda Sulbar Ajak Perangi Isu Intoleran dan Hoaks

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Guna menjalin silaturahmi, Kamis (14/03), Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar menyambangi Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam kunjungan Kapolda tersebut, disambut langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulbar Dr. H. M. Muflih B. Fattah, MM.

Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura mengatakan, Kunjungan Kapolda Sulbar ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulbar, merupakan sarana untuk mempererat jalinan tali silaturahim antara Polda Sulbar dan Kakanwil Kemenag Sulbar.

“Kerukunan umat beragama merupakan salah satu agenda yang strategis dalam membangun pondasi ideal untuk meletakkan segenap upaya bersama mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara,” kata AKBP Hj. Mashura.

Dalam kunjungan Kapolda tersebut, Kapolda Menjelaskan 3 Pilar Plus yaitu adalah unsur terdepan dimasyarakat, mereka bersentuhan langsung dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa dan penyuluh agama,

“Ini menjadi kekuatan kita untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berita berita yang belum betul dan tidak benar maka kita harus selalu rujuk dengan yang ahli berbicara tentang agama,” ucapnya.

Lanjut Kabid Humas menjelaskan, para ahli agama untuk islam ada ulamanya, kemudian di keristiani ada pendeta kita tanya pendetanya, demikian pula Agama agam lain yaitu Hindu, Budha, semua ada pemuka agama yang menjadi rujukan.

“3 pilar ini dia bisa memberikan penjelasan kemasyarakat langsung bahwa apabila ada informasi yang belum jelas kebenarannya jangan mudah di sebarkan kalau perlu berhenti disitu saja dan kita mencatat darimana sumber pertamakali kita mengethui informasi itu, karna apabilah di telusuri oleh petugas itu tdk terlalu sulit untuk mengungkapnya,” demikian Kabid Humas. (hms/ra)

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …