Wednesday , December 19 2018

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Dan Penganiayaan di Tobadak.

KandoraNews.com

Post : Rahmat.FA

Mamuju – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan penganiayaan yang terjadi di Desa Sejati Tobadak VIII. Selasa (13/10).

Kasus sengketa tanah yang terjadi beberapa waktu lalu di Tobadak VIII berujung pada penganiayaan yang mengakibatkan satu orang korban meninggal lelaki Salamuddin dan satu orang korban luka lelaki Matius.

Polres Mamuju telah mengamankan masing-masing tersangka dan tepatnya selasa (13/10/2015) digelarlah rekonstruksi kasus penganiayaan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Aryo Dwi Wibowo kepada KandoraNews mengatakan “Kami telah menggelar rekonsturksi kasus penganiayaan dimana pada TKP pertama tersangka lelaki Eko dengan 12 adegan dan TKP kedua tersangka AS dengan 26 adegan”.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, kami akan terus melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap empat orang lagi yang diduga ikut terlibat dalam kasus pembuhunan dan dua orang diduga ikut dalam kasus penganiayaan tersebut”. Imbuhnya.

“Kami memastikan bahwa tidak ada unsur SARA dalam kasus tersebut tapi murni karena sengketa lahan oleh karena itu pelaku kami jerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara”. Kuncinya AKP Aryo. Selasa (13/10).

(RA)

Check Also

Evaluasi Ekonomi 2018 dan Outlook 2019: Ekonom Mengapreasiasi Keberhasilan Pemerintah Kendalikan Inflasi

MAKASSAR, KANDORANEWS.com – Perkembangan inflasi secara nasional dalam empat tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang semakin …