Tuesday , August 21 2018

PKL Minta Pemkab Mamuju Sediakan Tempat Layak

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) meminta kepada pemkab Mamuju untuk menyediakan tempat layak bagi mereka untuk berjualan.

Hal tersebut disampaikan para PKL dihadapan ketua DPRD Kab. Mamuju saat mengikuti kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Perdagangan yang digelar oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju di Aula Gedung ManakarraTV, Rabu (16/5).

Salah seorang peserta pelatihan Muh. Ilyas menjelaskan pentingnya menata para PKL dengan menyediakan tempat layak untuk berjualan, selain untuk menata kerapian, para PKL juga berharap tempat yang nantinya akan disediakan dapat lebih bernilai ekonomis, seperti tempat yang strategis.

Keberadaan para PKL yang banyak terlihat berjualan disepanjang jalan Yos Sudarso Mamuju, hampir tidak tertata dengan baik sebab sebagaian besar para PKL menempati badan jalan. Begitu juga dengan keberadaan para pedagang didua pasar baik yang di pasar regional maupun pasar sentral Mamuju.

Selain meminta untuk disediakan tempat layak tersebut, para pedagang juga mengharapkan kepada pemkab Mamuju untuk benar-benar mendata para pedagang agar nantinya mendapatkan prioritas tempat tersebut.

Masih Muh. Ilyas, pihaknya menilai bahwa pembagian payung bagi para PKL yang beberapa waktu lalu dibagikan oleh Dinas Perdagangan kabupaten Mamuju ini, dirasa kurang memberikan manfaat lebih, sebab masih banyak juga PKL yang belum mendapatkan serta juga dinilai tidak begitu berpengaruh terhadap pendapatan para pedagang.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kab Mamuju Hj. St. Suraidah Suhardi menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah tinggal diam atas semua keluhan dan permintaan PKL tersebut. Seperti halnya pembagian payung, Suraidah menjelaskan bahwa itu bagian dari perhatian pemerintah.

“Soal pembagian payung, itu bagian dari perhatian pemerintah. Jangan diliat dari nilainya, yah walaupun nilainya mungkin dirasa masih kecil,” ungkap Suraidah.

Soal permintaan para PKL untuk disediakan tempat layak, Hj. St. Suraidah berjanji untuk membawa aspirasi masyarakat ini ke DPRD, yang kemudian akan dibicarakan untuk diprogramkan ditahun yang akan datang.

“Kalau soal tempat layak, aspirasi ini akan kami bawa ke DPRD. Semoga kita punya anggaran yang cukup untuk itu, sebab kita tahu APBD kita saat ini masih fokus pada pembangunan infrastuktur lain,” kata Suraidah.

Ditempat yang sama, Muh. Taslim Kabid Perdagangan Kabuaten Mamuju menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi Dinas Perdagangan dalam menata para pedagang, termasuk susahnya memindahkan pedagang dari pasar sentral ke pasar regional.

Pihaknya berharap, kedepan para pedagang dapat bekerjasama dengan pemerintah terkait penataan ini, agar nanti jiak ada tempat yang disediakan oleh pemerintah, pedagang dapat dengan senang hati menempatinya, demikian Muh. Taslim. (ra/fa)

 

Comments

comments

Check Also

Jelang Idul Adha, Bupati dan Disdag Mamuju Pantau Harga Bahan Pokok

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Jelang perayaan hari raya Idul Adha Rabu mendatang, Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid …

Adventorial