Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Saturday , November 17 2018

MCA-Indonesia Serahkan Peta Batas Desa Bonehau ke Pemkab Mamuju

MAMUJU, kandoranews.com – Kegiatan PLUP (Participatory Land Use Planning)/PmaP (Participatory Mapping and Planning) Proyek Kemakmuran Hijau Millennium Challenge Account (MCA)-Indonesia telah melahirkan peta batas desa Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Peta tersebut diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Mamuju pada Kamis malam, 18 Mei 2017 di salah satu ruang rapat Hotel D’maleo.

Deputi Direktur Eksekutif Program MCAIndonesia Lukas Adhyakso yang menyerahkan peta batas desa kec. Bonehau mengatakan, kegiatan penetapan batas desa merupakan salah satu dari beberapa kegiatan yang dikerjasamakan dengan pemerintah provinsi sulawesi barat dan pemerintah kabupaten Mamuju. Dengan adanya kegiatan PLUP/PmaP tersebut, juga menjadi dasar dari pemahaman tentang potensi apa yang ada di suatu wilayah.

Sebagai lembaga yang mewakili kerjasama bilateral antara Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia, Lukas menjelaskan, MCA-Indonesia selalu mencoba mengkaitkan program kerjasama daerah dengan program nasional, termasuk pada kegiatan pembuatan peta batas desa.

“Sebagai contoh, hal yang terkait dengan pemetaan batas desa secara partisipatif ini  merupakan bagian dari peraturan yang telah ada di Kementrian Dalam Negeri. Lebih lanjut lagi, pada pemerintahan Pak Joko Widodo, ini menjadi bagian dari standar nasional yang disebut kebijakan satu peta,” paparnya.

Lukas melanjutkan, kebijakan satu peta yang dimaksud ialah setiap standar pembuatannya akan disamakan untuk seluruh tema atau sektor yang terlibat di daerah, sehingga perencanaan di suatu wilayah dapat dilakukan dengan lebih akurat dan dengan standar yang sama.

Sementara itu, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Artis Efendi yang menerima peta batas desa kecamatan bonehau menyampaikan bahwa peta tersebut merupakan hasil yang luar biasa bagi pemerintah kabupaten mamuju. Menurutnya, wilayah kabupaten mamuju masih tergolong rawan konflik batas desa, sehingga dengan adanya peta batas desa dengan standar yang memadai tersebut diharapkan tidak ada lagi masalah yang timbul.

Pada kesempatannya, selaku Pemerintah Kabupaten Mamuju, Artis mengaku akan selalu mendukung setiap program kegiatan yang akan dilaksanakan. Ia juga berharap, kerjasama kegiatan PLUP/PmaP antara MCA-Indonesia dangan Pemkab Mamuju dapat berlanjut di beberapa kecamatan lain di kabupaten Mamuju. (Ra/Fa)

Hms- Dian Hardianti Lestari

Comments

comments

Check Also

Sambut Hari Juang Kartika, Personel Kodim Polmas Bersihkan Rumah Ibadah

POLMAN, KANDORANEWS.com – Dalam rangka menyambut Hari Juang Kartika (HJK) Tahun 2018, Anggota Kodim 1402/Polmas bersama …

Adventorial