Monday , March 25 2019

Masih Harus Bayar Obat, Peserta JKN-KIS Sebut BPJS Tak Sesuai Janji

MAMUJU, kandoranews.com – Pelayanan kesehatan gratis bagi setiap peserta JKN-KIS melalui BPJS Kesehatan kembali menuai sorotan, kali ini seorang bapak peserta JKN-KIS yang harus membayar seluruh biaya obat atas biaya pengobatan anaknya disalah satu rumah sakit di Mamuju, Sulawesi Barat.

Tepatnya senin (15/07), anak dari bapak Suhardi salah seorang pegawai perusahaan swasta di kabupaten Mamuju membawa anaknya ke RS Mitra Manakarra lantaran sakit demam yang dialaminya. Sesampainya disana, pihak RS menyampaikan untuk membeli obat karena katanya obat tersebut tidak dalam tanggungan BPJS Kesehatan.

Dalam keadaan panik pun sang istri langsung menyetujui hal tersebut untuk membeli obat yang dimaksud. Yang menambah kesal kemudian adalah ternyata semua obat harus dibeli dengan alasan yang sama bahwa obat tersebut tidak dalam tanggungan BPJS Kesehatan bahkan untuk sejenis obat puyer yang diberikan oleh dokter.

Suhardi pun menyampaikan rasa kesalnya dan mengatakan bahwa ini jelas sangat mengecewakan, bukannya BPJS Kesehatan telah menjanjikan untuk menanggung segala biaya pengobatan selama obat yang dimaksud sesuai dengan diagnosa penyakit pasien.

“Kita ini sudah bayar BPJS tiap bulan pak, gaji ta dipotong tiap bulan untuk itu. Tapi kenapa untuk obat puyer saja BPJS tidak bisa tanggung ? Apa pale guna ta jadi peserta JKN-KIS kalau begini ? tegas Suhardi kepada kandoranews.com

Foto : Obat puyer yang harus dibayar pasien peserta JKN-KIS

Suhardi juga mempertanyakan bahwa pihaknya diberitahukan untuk membeli obat namun obat tersebut sama sekali tidak dipakai untuk mengobati pasien, namun resep obat itu merupakan resep dari dokter yang ada di RS tersebut.

Ditempat yang sama, petugas apotik RS Mitra Manakarra yang namanya tidak mau disebutkan membenarkan bahwa ada obat yang memang tidak dalam tanggungan BPJS Kesehatan, katanya biasanya obat paten BPJS tidak tanggung.

Sementara itu, petugas BPJS Center yang ada di RS Mitra manakarra juga memberikan keterangan yang sama, bahwa BPJS hanya akan menanggung obat yang masuk dalam daftar PORNAS, jika tidak maka pasien akan diberitahukan bahwa obat tersebut diluar tanggungan BPJS. (Ra.Fa)

Check Also

Polda Sulbar Pastikan Rekrutmen Polri 2019 Bebas KKN

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Penerimaan terpadu calon Polri Tahun 2019 yang dibuka secara besar-besaran akan di …