Friday , May 25 2018

Mahasiswa ditengah perubahan zaman

OLEH : RIADI SYAM
Ada sebuah persoalan yang kerap dikeluhkan dan diperdebatkan oleh banyak pihak , yakni peran mahasiswa ditengah perubahan zaman . Hal tersebut tentu mengundang sebuah pertanyaan , ‘’Ada apa dengan mahasiswa ? ‘’

Di era globalisasi saat ini kita di hadapkan pada perubahan – perubahan multidimensi baik di bidang sosial , politik , hukum , budaya , pendidikan , serta moral keagamaan . Sehingga mengantarkan kita pada sebuah pola pikir bahwa persoalan globalisasi adalah sesuatu yang tidak terelakkan . Dari perubahan di segala sektor di atas menuntut mahasiswa untuk memainkan peran yang strategis dalam menyelamatkan Negara kita yang sedang mengalami komah .

Sebagai kelopak zaman yang baru , semua tantangan akan muncul kepermukaan , dimana mahasiswa sebagai middle class harus mampu menerobos kebuntuan peran Negara dalam menghadapi banyaknya persoalan di zaman ini . Dalam teori sosialnya KARL MARX , kelas sosial menempati posisi penting bagi kesejahteraan sosial . Kesejahteraan sosial itu , kata MARX , hanya bisa terwujud jika kelas menengahnya memainkan peran kongkrit dalam kehidupan sosial masyarakat . Wujudnya bisa apa saja , bisa pemberdayaan , control sosial , atau membuat rumusan strategis bagi proses perubahan bangsa yang diinginkan.

Abad ini di percaya akan mengubah wajah dunia secar mendasar . Akan tetapi sosoknya yang pasti tidak pernah dapat di potret secara sahih . Namun itu tidak berarti bahwa abad ini sama sekali tidak dapat di cadra . Kita ketahui bersama eksistensi sebuah Negara sangat di tentukan oleh kualitas sumber daya manusianya , sehingga mahasiswa semestinya sadar bahwa betapa pentingnya sumber daya manusia dalam menyongsong perubahan zaman .

Ketika memotret wajah Negara kita saat ini , dimana berbagai permasalahan yang terjadi baik itu di bidang politik , hukum , budaya , dan lain lain tentu semua hal tersebut menuntut kontribusi mahasiswa yang bersifat konstruktif serta membawa kearah yang lebih baik demi kemajuan bangsa dan Negara kita.

Oleh karena itu mahasiswa semestinya sudah siap , serta memiliki kemampuannya dengan beragam ilmu penegetahuan dan teknologi , ini berarti apa yang dituntut kepada mahasiswa bukan lagi jawaban lama terhadap persoalan baru ,atau memunculkan problem baru , tetapi lebih pada kemampuan baru untuk gaung tantangan baru dalam menghadapi perubahan dan pergantian zaman serta akan mampu menyongsong masa depan.

Di saat lembaga – lembaga resmi Negara alpa dalam menjalankan tugasnya sebagai pembawa aspirasi rakyat katakanlah parpol dan para anggota dewan baik pusat maupun daerah , disinilah mahasiswa harus mengambil peran peran ini . Mahasiswa harus mampu bekerja secara efektif dalam memainkan peran . Mahasiswa harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam memainkan fungsinya sebagai Solidarity maker atau meminjam istilah SOEKARNO ‘’penyambung lidah rakyat ‘’ tentu dengan modal ilmu pengetahuan serta penguatan moralitas dalam menjawab derasnya arus perubahan zaman.

Comments

comments

Check Also

Gerakan Mahasiswa Daerah Diluar Daerah.

Oleh : Hairil Amri Ketua Umum IKAMA Sulawesi Barat Yogyakarta (2017-2019) OPINI, kandoranews.com – Sebaiknya kita tidak …

Adventorial