Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Saturday , October 20 2018

Mahasiswa Bukan Milik Politisi

KandoraNews.com

Mamuju (13/04/15) kontribusi mahasiswa dalam negara republik indonesia tentu sangat dibutuhkan,termasuk dalam panggung politik sehingga nilai intelektual harus tetap dipertahankan,

Mahasiswa yang lebih dikenal dengan Agent Of Change atau agent perubahan tentu harus tetap menjadi spirit,tetapi hal ini seolah menjadi jargon semata sebab dunia kemahasiswaan saat ini telah banyak dikotori oleh tangan-tangan politisi yang hanya mementingkan kepentingan pribadi diatas kepentingan rakyat.

Ketua Umum pengurus pusat IPMAPUS Sulawesi Barat Moh Naim Samad mengatakan bahwa sebenaranya mahasiswa bukan milik siapa siapa,termasuk para politisi tetapi harus mampu menciptakan panggung sendiri demi kebaiakan daerah,ditahun ini kita telah masuk tahun politik,dimana akan diadakan pilkada serentak dari di empat kabupaten termasuk Kab Mamuju,sehingga bukan persoalan ketika mahasiswa masuk dalam moment politik,ingat mahasiswa harus tetap menjaga nilai nilai yang baik dalam hal ini indepensi kelembagaan.

Sebagai orang yang menahkodai sebuah organda di Sulawesi Barat ini Naim Mengatakan bahwa terkhusus bagi kader Ipmapus Sulbar,dihimbau untuk tidak membawa nama lembaga dalam moment politik dan melakukan konsolidasi untuk mendukung kandidat yang tertentu.Namun secara moril adalah sebuah hal yang wajar untuk tetap menggunakan hak politik bahkan kita akan tetap mendukung para kandidat yang memberikan kontribusi terhadap lembaga.

Sekedar klarifikasi bahwa ketika ada kader Ipmapus ikut terlibat dalam kampanye sala satu kandidat,jangan dinilai semua kader Ipmapus terlibat,itu hanya personalitas,tegas Naim

Ditempat yang berbeda,Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Manakarra Nanang Wahidi juga mengungkapkan bahwa,Mahasiswa semestinya tidak boleh alergi dengan kontestasi politik ditahun ini,sebab ini merupakan hak konstitusional,tetapi harus menjaga nilai kelembagaan.

kita semestinya memberikan kontribusi terhadap daerah kita lewat politik,kita tidak boleh menutup mata,terkhusus bagi HMI secara kelembagaan itu memang tidak dibenarkan,namun kita bicara personalitas sebagai Mahasiswa yang memiliki kemerdekaan dalam politik serta hasil kajian dalam ranah politik.Intinya kita tidak boleh anti dengan Politik Kunci Nanang (senin, 13/04/15).

(AD)

Comments

comments

Check Also

MPC Pemuda Pancasila Mamuju Jadwalkan Pelantikan Agustus Nanti

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Mamuju sedang merampungkan segala persiapan pelantikan kepengurusan …

Adventorial