Thursday , March 21 2019

Lion Grup Terapkan Biaya Bagasi, Pengusaha Travel Mamuju Keluhkan Omset Menurun

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Sejumlah maskapai penerbangan Indonesia mulai menerapkan bagasi berbayar bagi penggunanya. Kebijakan tersebut untuk menyiasati efisiensi penumpang saat bepergian.

Salah satu maskapai yang paling baru menerapkan aturan tersebut adalah Lion Air dan Wings Air.

Kedua maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group tersebut mencabut layanan bagasi cuma-cuma 20 kilogram perpenumpang.

Dari hal tersebut, maka penumpang hanya digratiskan membawa 7 kilogram bagasi. Apabila melebihi, maka penumpang diharuskan membayar biaya untuk bagasi tambahan.

Hal ini juga berdampak pada pengusaha travel yang ada di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Menanggapi hal tersebut, Salah satu pengusaha travel di Mamuju, Diky mengaku omset pembelian tiket setelah diterapkan biaya bagasi untuk pesawat Lion Air, dan Wings Air menurun, karena adanya kebijakan tentang tarif bagasi yang di tanggung penumpang.

“Sebelum adanya kebijakan tersebut pesanan tiket di travel saya Alhamdulillah cukup banyak pesanan. setelah ada kebijakan penurunan sampai 40 persen untuk pesanan tiket, banyak pelanggan tiket pesawat saya mengalihkan ke maskapai penerbangan lain,” ujar Diky, Pemilik Usaha Citra Travel, Jumat (1/2)

Itu dikarenakan masih ada maskapai penerbangan lain yang belum memerlakukan menerapkan bagasi berbayar bagi penggunanya.

Olehnya itu, dia berharap agar pihak Lion Grup untuk meninjau ulang kebijakan tersebut. “Dan pemerintah bisa membantu mencari solusi, dalam melindungi, menghidupkan pengusaha-pengusaha travel khususnya di Mamuju,” harap Diky. (zul/ra)

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …