Monday , April 22 2019

Kebakaran Kembali Hanguskan Puluhan Kios Pasar Sentral Mamuju.

KandoraNews.com

Post : Rahmat.FA

Mamuju – Kebakaran kembali hanguskan puluhan kios di Pasar Sentral Mamuju sekitar pukul 18.30 wita, Jum’at (18/12).

Hampir seperti langganan kebakaran, Pasar sentral Mamuju setidaknya telah dilanda kebakaran sebanyak 3 kali dalam 2 tahun terakhir ini.

Kebakaran yang terjadi setelah ba’da magrib ini membuat panik para warga yang ada disekitar lokasi kebakaran yang terbilang pemukiman padat penduduk ini.

IMG_20151218_185641
Foto saat terjadi kebakaran di Pasar Sentral Mamuju.(18/12)

Pemicu kebakaran belum dapat dipastikan, tapi dari penuturan beberapa saksi yang menjadi korban kebakaran mengungkapkan, bahwa api berasal dari salah satu kios yang sedang ditinggalkan pemiliknya karena dalam keadaan terkunci.

Korban Salmia menuturkan “Awal mulanya api kuliat dari kios tetangga samping kiosku, pas ka meliat ke kios yang diseblah kiosku api lansung besar mi, kios disampingku itu penjual pecah-belah, kayanya ada kosleting didalam kios” Terang Salmia.

Terkait dugaan api berasal dari kios yang menjual petasan, Korban Salmia membantah hal tersebut dan mengatakan “Bukan penjual petasan yang pertama terbakar, karna kiosku saja kios ke tiga dari arah kiri, sementara yang terbakar kios ke empat seblahnya kiosku, kalau penjual petasan itu, kira-kira kios pertama atau kedua dari pintu masuk pasar sentral. Sementara api tidak mulai dari situ”. Tegas. Salmia.

Walaupun diduga bahwa api tidak berasal dari kios petasan, akan tetapi api yang menjalar dari kios korban Salmia bertambah besar saat membakar kios yang menjual petasan dan menimbulkan ledakan-ledakan yang cukup keras.

Upaya pemadaman yang dilakukan oleh personil Pemadam Kebakaran menurunkan 3 unit mobil pemadam dan dibantu oleh Personil Kepolisian Polres Mamuju dengan menurunkan 1 unit mobil Water Canon untuk ikut memadamkan kobaran api serta 1 unit mobil tangki bantuan dari PT. Karya Mandala Putera (KMP).

Proses pemadaman yang berlangsung lambat disebabkan karena banyaknya warga yang berkerumun di TKP untuk ikut menyaksikan langsung terjadinya kebakaran, sehingga menghambat jalur personil pemadam kebakaran.

Kapolsek Mamuju Kompol Hadi Kusworo membenarkan hal tersebut bahwa kerumunan warga cukup menghambat proses pemadaman.

“Kerumunan warga ini cukup menghambat proses pemadaman, sekiranya TKP tidak dikerumuni warga, proses pemadaman akan berlangsung lebih cepat”. Imbuh Hadi Kisworo.

Terkait kesigapan personil Polisi yang ikut membantu proses pemadaman, Hadi Kusworo menuturkan “Personil kami memang dalam keadaan siaga untuk pengamanan Pilkada, sehingga saat kami mendapatkan laporan dari masyarakat personil kami langsung menuju TKP dengan membawa mobil water canon untuk membantu proses pemadaman,”

Terkait penyebab kebakaran Kapolsek Mamuju yang juga berada di TKP mengatakan “Kami belum dapat memastikan penyebab awal kebakaran serta belum bisa menaksir berapa kerugian materil yang dialami oleh korban, kami akan lakukan penyelidikan dulu biar nanti penyebabnya dapat diketahui. Dan TKP sudah kami pasang Police Line untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.” Kunci. Hadi Kusworo. Jum’at (18/12/2015).

(RA)

Check Also

Habsi Ajak Pemuda Ambil Peran Dalam Gerakan Mamuju Mapaccing

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Sebagai upaya membangun kesadaran tetang pola hidup bersih, Bupati Mamuju H. Habsi …