Wednesday , December 19 2018

Kabinet Jokowi yang Offside Harus Di Ganti

KandoraNews.com

Jakarta-(19/04/15) Terdapat beberapa menteri di Kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla melakukan beberapa etika politik yang membuat masyarakat mengernyitkan mata.

Seperti yang dilakukan Sekertasi Kabinet Andi Widjajanto, yang telah lalai menginstruksikan Presiden untuk melakukan penandatangan tunjangan uang muka mobil pejabat negara.

Peneliti dari LIPI, Siti Zuhro mengatakan, dalam kurun waktu enam bulan masa jabatan bawahannya itu, belum membuahkan hasil. Malah justru membuat kebijakan yang merugikan rakyat. Jokowi berhak melakukan reshuffle kabinet tanpa harus meminta pertimbangan dari partai pengusungnya.

“Kalau banyak kabinetnya yang tidak menerjemahkan visi-misi saya, bisareshuffle,” ungkap wanita yang akrab disapa Wiwiek di kantor DPP PGK, Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan, Minggu(19/4/15).

Dia menilai hanya segelintir menteri di Kabinet Jokowi yang mampu melakukan dan melaksanakan visi-misinya. Namun tak sedikit dari mereka masih melakukan politik pencitraan bahkan tidak memiliki kapasitas yang mumpuni sebagai seorang menteri. “Tidak ada alasan bagi Jokowi untuk tidak melakukan reshuffle,” Imbuhnya.

Dikatakan di awal pemerintahan, Jokowi selalu menyebut kata “kerja, kerja, kerja” kepada kabinetnya. Melihat hampir sebagian besar melakukan tindakan offside, Jokowi harus segera melakukan reshuffle kabinet.

“Karena kabinet kerja pangkat tiga lho, kerja, kerja, kerja itu artinya tidak ada jeda untuk berleha-leha,” Kuncinya.

Sumber :Okezone.

Check Also

Evaluasi Ekonomi 2018 dan Outlook 2019: Ekonom Mengapreasiasi Keberhasilan Pemerintah Kendalikan Inflasi

MAKASSAR, KANDORANEWS.com – Perkembangan inflasi secara nasional dalam empat tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang semakin …