Tuesday , March 19 2019

Jawab Keresahan Warga, PT. Bara Indoco Gelar Sosialisasi di Tapalang

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Polemik pengelolaan Hutan di kecamatan Tapalang, terus menuai pro kontra dimasyarakat khususnya di kecamatan Tapalang. Hadirnya Perusahaan PT. Bara Indoco dirasakan sebagai penyebab keresahan tersebut.

Melihat hal ini, PT. Bara Indoco selaku pemilik Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) – HTI menggelar sosialisasi tentang kegiatan yang telah dan yang akan dilaksanakan, bertempat di kantor Kecamatan Tapalang, Selasa (8/5).

Kegiatan yang difasilitasi langsung oleh pemerintah kabupaten Mamuju dan dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi barat ini, menghadirkan beberapa perwakilan masyarakat ditiga desa yaitu desa Tapalang, desa Ta’ang serta desa Kopeang. Selain itu, perwakilan Pemuda dan LSM pun menjadi bagian dalam sosialisasi tersebut.

Menjawab keresahan masyarakat, Direktur PT. Bara Indoco Agus Wirawan menegaskan bahwa kegiatan perusahaan bukan untuk menguasai lahan warga tetapi hanya memanfaatkan kawasan hutan industri dan tidak akan mengganggu pemukiman warga di kecamatan Tapalang.

Untuk lahan pertanian warga yang masuk dalam peta wilayah garapan perusahaan PT. Bara Indoco, Agus Wirawan juga menegaskan bahwa  keberadaan perusahaan ini bukan untuk menguasai atau mengambil alih lahan warga tapi pihak perusahaan akan melakukan kerjasama dengan berbagai cara.

“Kami datang bukan untuk menguasai lahan warga, justru kami ingin bekerjasama dengan warga, untuk lahan pertanian warga misalnya, kami bisa kerjasama dengan model warga yang menanam kayu dan kemudian dijual kepada kami,” tegas Agus Wirawan Direktur PT. Bara Indoco.

Selain itu, PT. Bara Indoco ini juga berjanji akan menyerap tenaga kerja khususnya bagi warga Tapalang, sebab menurutnya pekerjaan ini nantinya akan membutuhkan banyak tenaga kerja yang tidak harus mereka datangkan dari luar.

“Untuk tenaga kerja sendiri, kami akan memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan khususnya pada pekerjaan penanaman dan perawatan, kami jelas akan menggunakan warga sekitar sebab kalau kami datangkan dari luar tentu akan memakan biaya lagi,” lanjut Agus Wirawan.

Ditempat yang sama, Camat Tapalang yang juga berkesempatan menyampaikan arahannya menjelaskan bahwa pemerintah baik kabupaten maupun provinsi yang telah memberi ijin kepada perusahaan tersebut tentu telah melalui banyak pertimbangan.

“Pemerintah yang sudah memberi izin tentu bukan tanpa pertimbangan, perusahaan ini akan memberikan efek positif bagi perekonomian masyarakat khususnya Tapalang, tidak ada pemerintah yang menginginkan hal buruk bagi masyarakatnya,” tegas Camat Tapalang. (ra/fa)

Check Also

LDII Ikuti Diskusi Pola Hidup Halal BPJPH-MUI Sulsel

MAKASSAR, KANDORANEWS.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia bekerjasama dengan Bidang Informasi …