Sunday , January 20 2019
Breaking News

Janji Perubahan dimomen Pilkada.

Oleh:Suharno.S,Sos

Sekertaris Umum PMII Cabang Majene Periode 2013-2014.

KandoraNews.com Menjelang pilkada serentak di Sulawesi Barat, ruas jalan di kota provinsi maupun kabupaten yang ikut pilkada serentak telah dipenuhi beberapa alat peraga (baligho) dimana dalam setiap baligho masing-masing para calon telah memperlihatkan jargon perubahan yang ingin  diwujudkan setelah mereka berkuasa, dan hal tersebut saya merupakan  suatu pembohongan publik. Seperti yang terlihat di jalan poros Majene Mamuju  sepanjang jalan ini berjejer baligho dengan ucapan perubahan.

Ketika berbicara  perubahan tentu ini adalah hal mudah terucap dibibir, namun untuk membuktikan kenyataan itu sangatlah sulit karena dimana para calon yang ikut berkompetisi dipilkada dan setelah mereka meraih kursi kekuasaan maka yang pertama mereka jalankan adalah misi kepentingan pribadi dan kelompoknya, kemudian mereka yang sudah berkuasa akan menggantikan kerugian yang mereka korbankan sejak awal pilkada dimulai hingga selesai.

Ada hal yang sangat menarik ketika membincang sebuah suksesi Pilkada,dimana ketika para kandidat menawarkan jutaan program pamungasnya,hampir setiap hari jadwal untuk rakyat kecil diatur sedemikkian rupah atas nama perubahan dan kesejahteraan mereka,namun setelah mereka mampu meraih apa yang diinginkan aktifitas mengunjungi rakyat kecil berubah menjadi libur panjang untuk bertatap muka dengan rakyat kecil,”Mengapa Penulis mengatakan Libur Panjang bagi mereka,” ? Sebab semuanya akan digeser dengan jadwal baru yakni perjalanan dinas serta rapat dalam rangka bagi-bagi kue APBN ataupun APBD.

Jika hal seperti itu yang terjadi nantinya maka saya yakin kedepannya daerah provinsi Sulbar akan tetap seperti sekarang yang tidak ada kemajuan baik dari segi pendidikan maupun perekonomian. Padahal kita ketahui bersama bahwa kemajuan suatu daerah itu sangat tergantung pada pemimpinnya jadi jika pemimpinnya rusak maka rusak pulalah daerah dan masyarakatnya.

Masih adakah hal dapat kita harapkan untuk daerah yang berjargon Malaqbi ini,? tentu jawabannya ada pada diri kita masing-masing,dimana semestinya kita harus mampu membangun kesadaran individu yang kemudian akan bertransformasi pada kesadaran koletif.

Akhirnya apa yang penulis sampaikan lewat tulisan yang sederhana ini,tentu kita berharap Pilkada serentak di empat Kabupaten yang ada di Sulawesi Barat ini tidak hanya sebatas menjadi aktivitas lima tahunan namun lebih dari pada kemauan para pemimpin untuk mengantarkan rakyat kecil terhusus didaerah Sulawesi Barat ini kegerbang kesejahteraan dan Kemamukran.

Wallahul Muafiq Ila Aquamittariq

Wassalamu Alaikum Wr Wb.

Check Also

Konsisten Mempermudah Izin Berusaha Lewat Aplikasi

MANADO, KANDORANEWS.com – Sistem Online Single Submission (OSS) sudah berjalan selama empat bulan sejak diluncurkan …