Thursday , July 19 2018

Jalur Pelayaran Internasional Tanjung Silopo Difungsikan

POLMAN, kandoranews.com – Warga Sulawesi Barat yang ingin berkunjung ke Sabah Malaysia melalui jalur pelayaran transportasi  laut tidak perlu jauh lagi ke Pelabuhan Pare-Pare. Jalur Pelayaran Transportasi Laut Rute International Pelabuhan Tanjung Silopo Polewali Mandar provinsi Sulawesi Barat Republik Indonesia – Pelabuhan Lahad Datu Sabah Malaysia telah diresmikan oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dengan menghadirkan sejumlah delegasi dari Malaysia yang ditandai dengan pelayaran perdana Cattleya Express menuju Sabah Malaysia. Kini, melalui pelayaran tersebut, untuk sampai ke  Sabah ditempuh dengan waktu 36 jam.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Polman yang telah berhasil menjalin kerjasama dengan pihak luar dengan dibukanya rute pelayaran interbasional tersebut.

“Insya allah kami akan mendukung dan menindaklanjuti hal tersebut dan akan membuat payung hukum, sehingga diharapkan kabupaten lain juga bisa mengembangkan kerjasama dengan pihak luar .Pemprov akan terus mendorong sehingga pihak swasta bisa maju

Ia juga mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Polman sudah sangat jauh melangkah . Apa yang telah dirundingkan bersama delegasi Malaysia terus dikembangkan, bukan hanya daru sektor pelayaran laut tapi juga bisa berkembang pada  sektor perdagangan, pertanian, perkebunan, dan lainnya.

Ali Baal juga menambahkan,dengan adanya hal tersebut akan  menjadi peluang bagi BUMD yang telah dibentuk , dan membutuhkan dukungan dari DPRD

Masih kata Ali Baal, diharapkan agar setiap kabupaten yang ada di Sulbar diberi kebebasan untuk membuka kerja sama dengan daerah lain untuk menggiatkan peningkatan produktivitas daerah.

“Kami hadir disini untuk mendengar poin-poin apa saja yang dapat dikerjasamakan. Karena sekarang ini kita tinggal mencari pasar apa yang cocok kita siapkan, setelah itu harus ditindak lanjuti oleh pihak-pihak swasta karena pemerintah tidak berbisnis. Semoga Polman yang telah menjadi pembuka jalan dapat disusul oleh kabupaten lain, Pemprov pun akan menindaklanjuti,” tutur Ali.

Terkait beberapa produk yang akan dikembangkan kerjasamanya, Ali Baal menyebut beberapa produk lokal seperti kopi lokal, kentang, sawit, padi, peternakan sapi yang ada di Polman dan peternakan kambing yang ada di Majene.

“Di Sulbar ini, khususnya di Polman adalah kawasan multi produk, beberapa produk tersedia dan akan kita kembangkan terus produk-produk yang cocok di kedua daerah. Untuk masalah perizinan, jangan mempersulit berkas administrasi, sepanjang kita mau pasti bisa hanya hitungan jam,” bebernya.

Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar mengatakan, pihak perdagangan Malaysia ingin menjadikan Polman sebagai base atau pusat pembelian beberapa produk, seperti bahan bangunan, sembako, beras, merica, jambu mete, indomie dan makanan ringan lainnya melalui pelabuhan Polewali Mandar. Selain itu, pihak Malaysia juga menginginkan tenaga kerja Sulbar sebanyak 2.500 orang yang akan ditempatkan di Lahad Datu, Serawak, dan Kucing.

“Kami akan pasang baliho disetiap kabupaten agar teman-teman bisa mengetahui dan daftar di Disnaker Polman secara gratis, pengurusan administrasinya ditanggung oleh perusahaan terkait. Jadi mohon bantuan Gubernur dan ketua DPRD untuk mensosialisasikan kesempatan ini, sekarang pekerjaan yang menanti, kapal yang mengangkut pun sudah siap,” beber pria yang akrab disapa AIM tersebut.

AIM menambahkan, beberapa perusahaan international telah siap membuka kerjasama di bidang perdagangan, beberapa juga akan membuka kantor di Polman, seperti perusahaan pabrik  kelapa dan perusahaan  perkembangbiakan ternak sapi. Produk lokal yang telah siap ekspor akan terus dikembangkan, seperti makanan ringan olahan sagu yang telah dikirim ke Jepang.

“Saya harap, para kadis provinsi dan kabupaten siap menindaklanjuti apa yang telah kita sepakati, agar mereka lihat bahwa kita bersungguh-sungguh, nanti kita juga akan mengajak HIPMI, Kadin, dan perbankan. Kita akan bagi satu komoditi, satu pengusaha. Semoga bisa menjadi promosi Sulbar di bidang perdagangan dan industri kedepan. Kita harus gerak cepat menjemput bola, ini kesempatan besar kita,” pungkas adik Gubernur Ali Baal Masdar tersebut.

Ditempat yang sama, Managing Director Dakota Shipping Enterprise, Juvy S. Tulipas mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah provinsi Sulbar dan kabupaten Polman atas kesungguhan yang luar biasa membuka kerjasama dan meresmikan salah satu jalur International penghubung dua wilayah di dua negara tersebut.

“Peresmian ini menjadi salah satu peristiwa yang luar biasa bagi pemerintah kami di Lahad Datu, dengan membawa kehormatan Sabah, seluruh jajaran pemerintahan kami menyampaikan terimakasih dan mengharapkan kerjasama yang kokoh kedepannya. Pelabuhan dan tenaga kerja pelabuhan di Sabah sudah siap. Peresmian ini merupakan awal dari kerjasama yang besar antara kedua wilayah,” ungkap Juvy.

Juvy juga menyampaikan, bahwa dirinya bersama dorongan berangkat dari Sabah Malaysia melakukan penerbangan ke Jakarta, dari Jakarta kemudian ke Makassar, dan dari Makassar melalui jalur darat ke Polman. Dengan jarak tempuh yang lumayan lama untuk sampai ke Polman, awalnya bersama rombongan sudah putus asa, hanya saja setelah sampai tak menyangka mendapat sambutan yang begitu hangat dari jajaran Pemkab Polman .

Pada kesempatan tersebut, Juvy juga menyampaikan pesan dari Majelis Keselamatan Negara, Sabah Malaysia yang menyampaikan permohonan maaf tidak dapat ikut dalam delegasi tersebut.

“Ini adalah kerjasama penting, semoga semangat kebersamaan terus terbentuk diantara kita serta bertanggung jawab yang tinggi. Kami juga berharap kerjasama kita semakin lancar dan didukung dari semua pihak terkait. Semoga kita semua memiliki ikatan kuat dan perspektif yang sama. Dan sampai jumpa dikesempatan yang lain,” beber Juvy.

Usai peresmian dilakukan penandatanganan kerjasama dengan Pemkab dan delegasi Malaysia yang berlangsung diatas kapal Cettalaya Express yang dihadiri sejumlah undangan

Dari Malaysia hadir diantaranya Dist Officer Assintant Lahad Datu , Fazree bin Sairi, Managing Director Standar Marine Agencies SDN BHD, Chow Yan Ann, Branch Manager Dist Officer Assistant Marine Agencies SDN BHD, Sheut Wai Keong, Assitant Mancing Director Dakota Striping Enterprise, Criselda Redondo Tablada, Director SRT Eon Security SDN. BHD, Dato Rafiq Bin Haji Rahmat

Hadir pada rangkaian peresmian tersebut, ketua DPRD provinsi Sulbar, Amalia Aras beserta jajarannya, ketua DPRD kabupaten Polman beserta jajarannya, pimpinan OPD lingkup Provinsi dan Kabupaten, Forkopimda provinsi dan kabupaten, para kepala kantor swasta, para pimpinan perbankan, Direktorat jenderal perhubungan laut, yayasan peduli insani Nusantara, Kapala Kantor bea cukai Parepare, kantor Imigrasi Sulbar, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh agama tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan. (hms.fadilah/ra)

Comments

comments

Check Also

Diduga Pengemudi Belum Mahir, Sebuah Truk Terperosok ke Got

MATENG, KANDORANEWS.com – Diduga pengemudi belum mahir, sebuah mobil truk terperosok ke got, kejadian ini …

Adventorial