Thursday , March 21 2019

Indra Azwan Sang ‘Pencari Keadilan’ Tiba Di Bumi Manakarra

Mamuju, kandoranews.com – Aksi longmarch Indra Azwan dari sabang sampai merauke yang tanpa henti mencari keadilan, kini tiba di bumi Manakarra, Mamuju Sulawesi Barat, Minggu (24/07).

Satu lagi kisah pilu seorang ayah yang mencari keadilan atas kematian anaknya tercinta pada tahun 1993 lalu yang sampai saat ini belum juga mendapat keadilan di negeri sendiri.

Kisah ini dimulai saat anaknya yang berusia 12 tahun ditambrak lari oleh salah satu oknum Polisi hingga meninggal dunia. Namun sampai saat ini tidak ada jerat hukum apapun yang diterima oleh pelaku.

Pepatah lama yang mengatakan “Hukum tumpul ke atas, tajam ke bawah” seakan jelas menggambarkan kisah lelaki paruh baya ini.

Ini adalah aksi berjalan kaki keliling Indonesia yang dimulai dari Aceh pada tanggal 09 Februari 2016. Perjalanannya berlanjut ke Jambi, Padang, Palembang, Lampung, Kendari, Makassar dan saat ini berada di Mamuju, Sulawesi Barat menjadi provinsi ke-24 yang dikunjunginya.

Sepanjang perjalanannya, Indra Azwan membawa tulisan yang bergantung dibadannya bertuliskan “Terimakasih Mahkamah Agung yang Menambah Penderitaan Saya 32 Tahun Mencari Keadilan”

Tulisan tersebut ingin menunjukkan bahwa perjuangan Indra Azwan menemukan keadilan terus menemui rintangan. Setelah sebelumnya kasus Indra dinyatakan kadaluarsa di peradilan Militer. Kembali Indra diperhdapkan pada problem akut lambannya administrasi peradilan Indonesia. Sejak 2013 lalu, putusan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang ditempu Indra dalam perkara atas Kompol Joko Sumantri tak kunjung diterima.

Indra Azwan yang saat ini berada di kota Mamuju berniat ingin bertemu Gubernur Sulawesi Barat untuk mengumpulkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan agar proses hukum kembali dapat berjalan demi mencari keadilan bagi anaknya.

Herlin (Ketua Umum HMI Cabang Manakarra) yang menemui Indra Azwan mengatakan mengutuk setiap perkara hukum yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, terlebih lagi untuk rakyat kecil. Kasus ini kata herlin, menjadi tamparan keras bagi mereka yang katanya ‘penegak hukum’.

Ditempat yang sama, Indra Azwan kepada kandoranews mengatakan “Perjalanan ini saya lakukan benar-benar untuk mencari keadilan, ini adalah contoh jelas atas buruknya penegakan hukum di Negeri ini. Saya hanya orang kecil, ketika saya tidak mendapatkan keadilan lantas saya diam, maka kita akan semakin terinjak-ijak oleh mereka yang mampu mempermainkan hukum”

“Kedatangan saya di Sulawesi Barat hanya ingin bertemu Pak Gubernur untuk meminta tanda tangan sebagai bentuk dukungan dan do’a beliau, semoga di Negeri ini masih ada keadilan untuk rakyat kecil seperti saya” Kunci Indra Azwan. (*)

(um/ra)

Check Also

19 Peserta Ikuti Seleksi KPID Sulbar

MAMUJU, KANDORANEWS.com – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melalui komisi I telah melaksanakan Fit and …