Wednesday , December 19 2018
Foto : DR. H. Suhardi Duka (Naff/Istimewa)

ICT di Jaman Now

Oleh : DR. H. Suhardi Duka.

OPINI, kandoranews.com – Information and Communication Technologi (ICT) telah berkembang di seluruh dunia termasuk di Indonesia, kebijakan terahir khususnya layanan toll kini telah menggunakan e-money, demikianpun disektor perbankan dan e-commerce tumbuh sangat pesat di Indonesia dan bahkan diduga banyaknya gray di Mall tutup akibat tergantikan oleh bisnis online, sebagai bentuk kemajuan ICT.

Banyak yang merasa ketakutan akibat berkembangnya ICT akan mengakibatkan pengurangan tenaga kerja secara besar-besaran, akibat tergantikan nya manusia dari sisi layanan di perbankan dengan E-bank, E-Money, termasuk e-commerce lainnya. Katakanlah seperti petugas layanan toll tidak lagi dipekerjakan akibat tergantikan dengan e-money

Sesungguhnya disatu sisi iya, banyak posisi tenaga kerja akan tergantikan dengan perkembangan ICT, itu akan terjadi kalau benar benar kita pasif. Kita tidak mampu menyesuaikan dengan perkemabangan jaman now maka kita akan tertinggal.

Pandangan saya secara kasak mata, sesungguhnya perkembangan jaman Now menjadi peluang bagi anak muda saat ini. Bandingkan berapa banyak tenaga kerja dipintu toll yang berhenti akibat e-money ketimbang berapa banyak gray online yang terbuka yang digeluti anak muda saat ini.

Bahkan berkat pasar online anak muda yang dulunya bermimpi untuk memliki mall kini menjadi nyata dihadapannya. Bukan hanya merek-merek biasa yang dijual online justru merek branded pun kini ada ditangan mereka untuk jual beli di online, demikianpun Situs berita online dan youtuber, semua membuka lapangan kerja baru.

Belum lagi bisnis disektor tranportasi kini berubah, yang dulunya hanya pemilik modal besar yang bisa bersaiang di jalan, tapi kini masyarakat hanya dengan modal 1 unit mobil avansa juga bisa berbisnis taxi online lewat grab, go food, ataupun gojek. Artinya ICT justru lebih adil membuka peluang kerja siapa saja sepanjang anda melek technologi dan ingin memanfaatkan peluang.

Satu hal yang sulit dihindari adalah dampak sosialnya, jaman now menciptakan orang lebih mandiri dan sendiri kurang bersosialisasi dengan linkungannya. Diterminal dan tempat umum lainnya sering kita berada disatu tempat yang sama bahkan satu pesawat tapi tidak tahu. Kenapa karena masing masing sibuk dengan gadgetnya sendiri. Lebih suka berintraksi di dunia maya dari pada berintraksi dengan linkungan dimana kita berada. Bahkan kebanyakan kita menjadi ketergantungan dengan gadget untuk senantiasa berselancar di dunia maya, ataupun berita online, bercanda di group WA dan instagram ataupun Facebook.

Demikian pun sering kita jumpai saat pejabat berpidato kemudian yang lain sibuk dengan HPnya, khotib lagi khotbah jamaah masih sibuk dengan HPnya, Orang tua berbicara anak masih sibuk dengan HPnya, bahkan saat ujian di sekolah siswa sibuk dengan googling, karena saat ini ketergantungan seseorang dengan benda satu ini semakin tinggi, dan benda ini hanya punya pintu tapi tidak pernah tertutup Andalah yang menyaring.

Jaman Now, adalah jaman yang sementara berjalan, secara filosofi iya terbentuk akibat pengaruh masa lalu dan akan mempengaruhi masa depan.

Untuk itu dengan jaman ini tidak bisa lagi menarik masa lalu untuk diperbaiki, kita tidak punya kesempatan lagi, tapi masih memiliki masa depan untuk kita bentuk. Optimismenya ada disitu, bahwa masa depan akan lebih baik dari era ini, kesalahan di era kemarin menjadi pelajaran berharga untuk di perbaiki di masa depan, dengan demikian di jaman Now mari di jalani bersama dengan penuh optimisme.

Jangan anda melawan jaman karena yakin anda tidak berdaya, terlalu kuat kemajuan mengubah peradaban manusia, kita akan menuju suatu era dimana kehidupan sendiri dan tidak peduli semakin nyata. Cukup memiliki satu kamar kecil dan alat komunikasi dengan segala aplikasinya anda akan terlayani dari seluruh kebutuhanmu.

Saat ini bangsa manusia masih berkelompok dalam bepergian seperti mobil, kapal dan pesawat. Kedepan kita akan lebih senang berjalan sendiri, terbang sendiri dengan peralatan terbang masing-masing. Era itu saat ini mulai bergerak dengan embrionya adalah drone. Bagaimana drone melaju sendiri sudah banyak dinikmati saat ini, dan tidak lama lagi akan dijual secara massal seperti motor. Semoga kita turut merasakan.

Garuda, 13 Nopember 2017

Check Also

Menuju Pemilu 2019; Partai dan Elektabilitas Caleg

Oleh : DR. H. Suhardi Duka (Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat) OPINI, KANDORANEWS.com – Pada …