Thursday , March 21 2019

Hati-Hati Penipuan Penerimaan Polri, Berikut 3 Modus Calo

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Kepolisan Daerah Sulawesi Barat, kembali membuka pendaftaran penerimaan calon anggota Polri tahun 2019.

Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulbar Kombes Pol Nuryanto, SIK mengatakan, kuota penerikaan anggota Polri untuk Polda Sulbar tahun ini sebanyak 185.

Untuk persyaratan umum diantaranya, berumur paling rendah 16 tahun, sehat jasmani dan rohani, dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana, atau pernah dipidana, bersedia ditempatkan diseluruh Indonesia, sesuai Satker jurusannya. Informasi lengkapnya bias diakses di www.penerimaan.polri.go.id.

Penerimaan seleksi Polri ini konsisten menggunakan prinsip bersih, Transparan, akuntabel dan humanis (betah) demi mewujudkan calon polri yang berkualitas.

“Ingat pendaftaran ini tidak dipungut biayaya alias gratis. Jika ada calon yang menawarkan dan mengiming-imingi kelulusan laporkan dan pastikan akan memberikan sangsi yang seberat-beratnya hingga pada PTDH jika terbukt,” kata Kombes Pol Nuryanto saat menggelar konferensi pers, Selasa (12/3).

Selain itu, Karo SDM juga menyampaikan agar tidak terpedaya dengan bujuk rayu para calo, maka peserta beserta orang tua harus mengetahui modus para calo sebagai berikut.

  • Menjanjikan kelulusan bagi calon peserta, lalu calon peserta memberikan jaminan buku tabungan, sertifikat tanah/bangunan, BPKB kendaraan, dan ada istilah “uang mati”.
  • Untuk meyakinkan korban, calo meminta fotocopy berkas peserta dengan alasan akan diserahkan kepada panitia yang bisa membantu.
  • Mengaku mengenal pejabat Polda, anggota maupun panitia seleksi yang dapat membantu mengatur dan menambah nilai tes peserta. Untuk meyakinkan korban, calo akan memperlihatkan foto bersama dengan pejabat Polda ataupun panitia.

(zul/ra)

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …