Wednesday , December 19 2018

Gubernur, Ali Baal Masdar Lantik Sekprov Sulbar

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar resmi melantik pejabat sekretaris provinsi (Sekprov) Sulbar, DR. Muh. Idris M.Si, di Lt. 4 aula serbaguna kantor Gubernur, Jln, Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Selasa (13/11)

Pelantikan Muh. Idris itu menggantikan Arifuddin Toppo yang diangkat sebegai Sekprov sementara, setelah Ismail Zainuddin mengundurkan diri. Muh. Idris dipilih mendudduki jabatan Sekprov Sulbar oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Ir. Jokowi Dodo, memngungguli dua nama lainnya yakni, Jamil Barambangi dan H. Paraman Parakassi.

Pada pelantikan ini dihadiri sejumlah bupati dari enam kabupaten, DPRD tingkat Provinsi dan Kabupaten, Mantan Sekprov Ismail Zainuddin, Forkompimda Sulbar puluhan puluhan tamu undangan lainnya.

Usai pengambilan sumpah jabatan, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam sambutannya mengaku bersyukur. Sebab, Muh. Idris rela meninggalkan jabatannya sebagai pimpinan tinggi madya Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, demi mengabbikan diri untuk daerah.

“Sebagai putra daerah, ini merupakan panggilan hati untuk mengabidakan dirinya untuk membangun daerah. Dibuktikan dengan penuh keikhlasan. meninggalkan jabatan tinggi madya di LAN RI, dan mengikuti serangkaian proses seleksi terbuka jabatan Sekprov Sulbar demi Sulbar semakin maju dan malaqbi,” ujar Ali Baal Masdar dalam sambutanya.

Untul diketahui, Muh. Idris sebelumnya menduduki jabatan Kedeputian Bidang Diklat, Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Aparatur yang disebut Deputi II, unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi LAN di bidang pendidikan dan pelatihan aparatur yang mempunyai tugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang pendidikan dan pelatihan sumber daya aparatur, serta pembinaan jabatan fungsional Widyaiswara.

Atas dasar itulah, Ali Baal Masdar berharap Muh. Idris yang akan menjalankan tugas dan fungsi sekprov Sulbar, dapat membangu kepala daerah dan para kepada OPD dalam menyusun dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang ada.

“Saya sangat percaya dengan kemampuan Pak Idris ini sebagai birokrat yang berpangalaman akan membawa birokrasi, penjabaran program-program yang disusun dalam rencana kerja pemerintah daerah. Menetapkan prioritas program dengan segala ketersediaan anggaran serta mengupayakan realisasi program secara profesional,” harap Ali.

ABM sapaan akrabnya, juga menambahkan, bergabungnya Muh. Idris dalam jajaran provinsi Sulbar adalah sebagai upaya pemerintah dalam memanggil dan memaksimalkan potensi putra-putra daerah, untuk membangun daerah.

“Jabatan ini jangan disia-siakan apalagi disalahgunakan karena hal tersebut akan mencedarai pemerintah provinsi Sulbar. Jauhkan fikiran dan tindakan yang akan menjerumuskan kita ke hal-hal yang negatif seperti tindakan Korupsi, pungli dan suap dalam menjalankan amanah,” pesan ABM

“Sebagai pejabat kita harus menjadi penutan, motivator dan rekan kerja yang baik bagi bawahannya. sehingga kita dapat menjadi teladan baik ditempat kerja maupun dengan masyarakat,” tambahnya.

Sesuai rangkaian acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Muh Idris saat dtemui sejumlah awak media, mengatakan dalam mengelolah pemerinatah yang baik, salah satu yang menjadai acuan untuk memajukan daerah adalah dengan meningkatkan kedisiplinan Aparatu Sipil Negar (ASN) dalam melakukan pelayanan kepada masayrakat.

“Kita ingin memperbaiki pengelolahan pemerintahan agar lebih baik lagi. karena sekarang kita bersaing dengan jajajran negara atau daerah-daerah lain. Kita juga akan meningkatkan kedisiplinan ASN. memperbaiki infrastruktur pelayan kepada masyarakat. Harus ada standarisasi pelayanan. Tidak boleh ada yang main-main dalam bekerja. kita akan kontrol ASN untuk, kalau ada yang melanggar kita akan tindaki, karena daerah tidak akan maju-maju kalau ASN lemah karena tidak disiplin,” cetus pria kelahiran Malunda Kabupaten Majene ini.

Ditanya terkait banyaknya Pelaksan Tugas (Plt) dalam lingkup Organisaasi Perangkat Daerah (OPD), ia mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan DRPD Sulbar dan Gubernur.

“Pastinya Pak Gubernur menginkan juga untuk cepat melantik, dan saya akan mendorong supaya jangan terlalu banyak Plt dilingkup provinsi,” ungkapnya. (Zulkifli/Ra)

Check Also

Evaluasi Ekonomi 2018 dan Outlook 2019: Ekonom Mengapreasiasi Keberhasilan Pemerintah Kendalikan Inflasi

MAKASSAR, KANDORANEWS.com – Perkembangan inflasi secara nasional dalam empat tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang semakin …