Sunday , February 17 2019

Fahri Hamzah: Pemuda Harus Kritis

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gerakan arah baru Indonesia (Garbi) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi mendeklarasikan diri, dengan mengusung tema “menjadikan Indonesia sebagai negara terkuat kelima di dunia”, yang dilaksanakan di Hotel D’Maleo & Convention, Jl. Yos Sudarso,Mamuju, Senin (11/2) malam.

Deklarasi ini juga dihadiri Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, sebagai pembicara orasi kebangsaan, puluhan sahabat dan simpatisan Garbi di Provinsi Sulbar, serta dihadiri sejumlah tokoh-tokoh politik dan birokrasi.

Untuk diketahui, Ormas Garbi itu adalah kumpulan orang yang mengorganisir diri dan aktivitasnya yang setuju, sependapat dengan ide tentang arah baru Indonesia, dan berupaya memperjuangkan ide-ide melalui satu wadah.

Usai deklarasi, Fahri Hamzah yang juga selaku salah satu tokoh pengagas pembetukan Garbi tersebut, menjawab pertanyaan para awak media apakah Garbi ini akan menajadi Partai Politik nantinya, dia mengatakan, saat ini Garbi fokus menggalang pemuda yang berfikir kritis.

“Kan masih lama pemilunya. masih lima tahun lebih. kalau saya ingin tetap Garbi ini sebagai Ormas kritis yang mengumpulkan anak-anak muda yang pengen berfikir merdeka.Lalu kita fasilitasi mereka untuk betul- betul menjadi generasi yang kritis,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Fahri Hamzah, masa depan Indonesia agar lebih baik lagi,adalah kritisisme. Karena jika berhenti berfikir karena ditakuti, maka bangsa ini hanya akan berjalan ditempat.

“Jadi keberanian itu yang ingin kompakan ke teman-teman supaya ada keberanian berfikir. kalau fikiran kiita membeku, Bangsa ini akan rusak,” katanya.

Olehnya itu, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Sulawesi, khusunya Sulbar, untuk memiliki nyali dan keberanian untuk tampil. Apalagi jika melihat history, dari pulau Sulawesi ini juga lahir orang-orang besar yang memimpin bangsa.

“Generasi setelah Pak JK (Jusuf Kalla) itu harus banyak lagi datang dari sini. Sebab saya terus terang kalau mau dibilang kalau Pak JK yang jadi presiden, lain cerita. Artinya orang-orang disini punya kemampun untuk memimpin,” ungkapnya. (zul/ra)

Check Also

Polisi Amankan Pelaku Penyebar Video Mesum di Majene

MAJENE, KANDORANEWS.com – Satreskrim Polres Majene secara resmi merilis Perkara dugaan tindak pidana penyebaran video …