Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Saturday , October 20 2018
Foto : Demo FPPI Mamuju berujung bentrok dengan aparat kepolisian, Sabtu (22/09/2018).

Demo FPPI Mamuju Berakhir Ricuh

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Unjukrasa yang dilakukan Front Perjuangan Indonesia (FPPI) Pimpinan Kota Mamuju berlangsung ricuh, oknum polisi melayangkan tendangan kepada pengunjukrasa yang terekam jelas dalam video.

Pimpinan kota FPPI Mamuju, Suyuti menyesalkan kejadi tersebut. Ia menceritakan awal kejadiannya saat melakukan aksi hendak bergeser menggunakan sebagian jalan agar bisa berbagi dengan pengguna jalan lainnya, tiba-tiba kadernya yang menggeser bendera besar untuk bergabung dalam barisan, datang oknum polisi mencoba menjatuhkan bendera dan membubarkan, sehingga keributan tidak terelakan.

“Selaku Ketua Kota FPPI Mamuju menyayangkan tindakan aparat kepolisian yang membubarkan paksa massa aksi Front Perjuangan Pemuda Indonesia. Karena tanpa dibubarakan massa kami juga akan bubar karena kami adalah massa yang terdidik dan terorganisir, adapun aksi tersebut kami tidak menutup full jalan sehingga lalulintas tetap kondusif,” kata Suyuti.

Kami meminta Polda Sulbar, menindak anggotanya yang berlaku represif sehingga memberikan efek jerah untuk tidak memperlakukan demikian pada warga yang menyampaikan pendapat dimuka umum, imbunya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulbar, Hj. Mashura mengatakan, Kapolda sudah perintahkan Propam untuk periksa apabila ada tindakan tidak sesuai SOP, akan ada tindakan terhadap oknum tersebut,” terangnya pada Katinting.com.

Saat menanyakan soal apa yang tampak dalam video, apakah sesuai SOP atau tidak, Hj. Mashura menjelaskan, “Yang tidak sesuai SOP pasti ada tindakan”.

Terkait sanksi bagi polisi yang tidak sesuai SOP, Hj. Mashura menjelaskan, “Setelah ada hasil dari Propam bundata sampaikan ke media nak, mohom kasi waktu Propam melakukan pemeriksaan”.

Silahkan teman media boleh mengawal dengan mengecek hasil Propam, Imbuh Mashura menjawab keseriusan dalam mengusut tindakan represif oknum polisi yang bertugas di Polres Mamuju tersebut. (Anhar/Ra)

Comments

comments

Check Also

BPK Sulbar, WTP Bukan Jaminan Tak Ada Korupsi

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Guna memberikan pemahaman lebih lanjut atas tugas dan fungsi BPK serta opini BPK …

Adventorial