Saturday , August 18 2018

Perlunya polisi bersenjata atau tidak

KandoraNews.com
Di Amerika Serikat, tampak jelas bahwa polisi membawa senjata dan diperbolehkan untuk menggunakannya. Di beberapa negara lain, polisinya justru tidak bersenjata ketika mereka berpatroli. Polisi hanya dilengkapi dengan senjata api dalam keadaan khusus. Ini adalah strategi yang tampaknya bekerja dengan sangat baik.

“Praktek ini berakar pada tradisi dan keyakinan bahwa mempersenjatai polisi dengan senjata menimbulkan kekerasan senjata lebih dari mencegah,” Guðmundur Oddsson, asisten profesor sosiologi di Northern Michigan University, mengatakan kepada The Washington Post.

Inilah 5 negara dimana polisi tidak membawa senjata api ketika berpatroli.
Di Amerika Serikat, tampak jelas bahwa Polisi membawa senjata dan diperbolehkan untuk menggunakannya. Di tempat lain, bagaimanapun, ini akan dianggap sebagai provokasi dan pelanggaran hukum.

Di Inggris, Irlandia, Norwegia, Islandia dan Selandia Baru, petugas tidak bersenjata ketika mereka berpatroli. Polisi hanya dilengkapi dengan senjata api dalam keadaan khusus. Ini adalah strategi yang tampaknya bekerja dengan sangat baik untuk negara-negara ini. Polisi ada telah menyelamatkan nyawa – justru karena mereka tidak mampu untuk menembak.

“Praktek ini berakar pada tradisi dan keyakinan bahwa mempersenjatai polisi dengan senjata menimbulkan kekerasan senjata lebih dari mencegah,” Guðmundur Oddsson, asisten profesor sosiologi di Northern Michigan University, mengatakan kepada The Washington Post.

Inilah 5 negara dimana polisi tidak membawa senjata api ketika berpatroli :

Islandia
Di Islandia, sepertiga dari semua warga negara bersenjata – tapi tidak demikian dengan anggota kepolisian nya. Ketika polisi menembak seorang pria di Islandia pada tahun 2013, itu adalah pertama kalinya polisi telah menggunakan senjata api dan membunuh seseorang dalam sejarah negeri ini, menurut Christian Science Monitor. Memang, Islandia adalah negara kecil dengan hanya 300.000 jiwa.

Namun, sepertiga dari penduduk negara itu dipersenjatai dengan senapan untuk tujuan berburu. Meskipun demikian, kejahatan sangat jarang terjadi.
Sebuah demonstran menantang polisi selama protes di luar parlemen, di Reykjavik, Islandia tahun 2009. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi di luar parlemen Islandia tersebut hingga dua petugas rumah sakit terkena batu, kata pasukan itu. Ini adalah pertama kalinya polisi negara telah menggunakan gas air mata dalam lebih dari setengah abad.

Irlandia
Sebagian besar petugas Irlandia bahkan tidak terlatih dalam menggunakan senjata api. Irlandia telah melangkah lebih jauh: Hanya sedikit polisi yang dibekali oleh senjata api. Menurut PBB yang disponsori penelitian situs GunPolicy.org, hanya 20 sampai 25 persen dari polisi Irlandia yang memenuhi syarat untuk menggunakan senjata api. Meskipun begitu, Irlandia memiliki tingkat kejahatan yang jauh lebih rendah daripada Amerika Serikat.

Inggris
Di Inggris, 82 persen dari polisi tidak mau bersenjata. Sejak abad ke-19, patroli bersenjata tanpa menggunakan kendaraan adalah fakta kehidupan polisi di Inggris selain di Irlandia Utara. Perwira Inggris berpatroli menganggap dirinya sebagai penjaga warga, yang harus mudah didekati tanpa merasa terganggu oleh kehadiran mereka.
Menurut Laporan FBI, ada 461 “pembunuhan dibenarkan” yang dilakukan oleh polisi AS pada tahun 2013, tetapi tidak ada satu pun kejadian serupa di Inggris pada tahun yang sama.

Dalam sebuah survei BBC tahun 2004, 82 persen dari anggota Federasi Polisi Inggris mengatakan bahwa mereka tidak ingin secara rutin dipersenjatai dalam bertugas. Setidaknya sepertiga dari polisi Inggris khawatir akan hidup mereka ketika sedang bertugas, tapi tetap menentang membawa senjata api.

Selandia Baru
Dalam sebuah jajak pendapat, Auckland Technical University Senior Kriminologi Dosen John Buttle menghitung bahwa sebenarnya lebih aman bagi polisi bila tidak membawa senjata. “[Di Selandia Baru], lebih berbahaya menjadi petani daripada seorang polisi,” tulisnya dalam sebuah makalah yang diterbitkan pada tahun 2010. Mempersenjatai polisi pasti akan mengarah pada perlombaan senjata dengan penjahat dan diikuti lonjakan korban.

“Hanya sekitar selusin petugas senior polisi nasional yang terjadwal memakai pistol pada setiap pergeseran yang diberikan,” Philip Alpers, Associate Professor di Sydney School of Public Health, mengatakan kepada The Washington Post.

Norwegia
Polisi Norwegia memiliki tradisi untuk tidak dipersenjatai dalam bekerja.
Meski demikian mereka dikejutkan oleh serangan mematikan yang menewaskan beberapa orang pada tahun pada tahun 2011.
Saat itu, pria bersenjata sayap kanan Anders Behring Breivik menyerang sebuah perkemahan musim panas Norwegia dan menewaskan 77 orang.

Pembunuhan ini sangat langka terjadi di negara Skandinavia. Sejauh ini, meskipun trauma akan serangan tersebut, tradisi polisi tak bersenjata tetap menjadi pilihan bagi polisi di negara Norwegia.

(Wapost)

Comments

comments

Check Also

Total Bangun Mamuju, Pemkab Ajak Corporate Jepang

MAMUJU, kandoranews.com – Bupati mamuju H. Habsi Wahid bersama Wakil Bupati H. Irwan SP. Pababari …

Adventorial