Thursday , July 19 2018

Kini dengan dimulainya globalisasi Indonesia masih terlihat tenggelam,Indonesia masih kalah bersaing dengan Negara-Negara lainnya padahal masyarakat Indonesia memiliki modal besar yakni sumber daya yang melimpah baik sumber daya yang berasal dari alam dan sumber daya manusia. Disamping itu Indonesia juga memiliki potensi daerah yang beraneka ragam baik geografis, sejarah, sosial, politik, budaya dan lain sebagainya. Sebaiknya agar dapat bersaing di era global ini Indonesia mengembangkan potensi lokalnya. Fakta-fakta mengatakan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas tertinggi untuk membangun keunggulan kompetitifnya, namun masyarakat Indonesia belum mengenali potensi lokal yang telah ada. Masalahnya, pendidikan hanya diukur dari output, yakni manusia cerdas secara literal, dan bukan fungsional. Kecerdasannya tidak memberi makna dalam memanfaatkanpotensi lokal.“Menurut Wahyu Prasetyawan, Jepang menjadi maju pesat tanpamengorbankan tradisi. Namun, tradisi bukan fokus pada simbol-simbol budaya, melainkan pada spirit untuk memadukan kehendak untuk maju dengan spirit mempertahankan budaya. Simbol-simbol tradisinya bisa hilang, tetapi spiritnya selalu ada di dada mereka.Hal inilah yang kemudian mengilhami penulis untuk memberikan sebuah gagasan dimana perlunya menciptakan sebuah pendidikan yang berbasis keunggulan lokal untuk tetap mempertahankan apa yang menjadi kekayaan di negara kita terkhusus didaerah yang kita cintai ini yakni Sulawesi Barat.

Jadi dapat di katakan bahwa tanpa mengesampingkan tradisi Jepang dapat maju sangat pesat. Seharusnya Indonesia dapat meniru keberhasilan Jepang tanpa mengesampingkan potensi lokal yang ada di Indonesia baik potensi alam, budaya dan lain sebagainya. Untuk meningkatkan kesadaran akan pemanfaatan keunggulan lokal kepada masyarakat, sebenarnya ini dapat di diberikan dalam kegiatan pembelajaran formal maupun non formal, seperti ekstrakulikuler namun lebih baik lagi apabila diberikan pada keduanya. Dapat juga keunggulan lokal terintegrasi dalam matapelajaran dan ekstra kulikuler agar hasilnya lebih maksimal.

Ketika kita menelaah UU No. 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa, dan Negara.sehingga dibutukan sebuah kejernian dalam berfikir untuk mengembangkan daerah dalam sektor pendidikan yang berbasis pendidikan lokal,dimana pendidikan berbasis keunggulan lokal adalah usaha untuk mewujudkan pembelajaran yang memanfaatkan keunggulan lokal dalam aspek ekonomi,budaya,teknologi informasi dan komunikasi,bahasa,ekologi,dan lain lain.yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan potensi peserta didik.

hal diatas memunculkan sebuah pertanyaan,apa saja yang menjadi potensi keunggulan lokal yang ada di Indonesia terkhusus di daerah Sulbar ini?

Tentu  Potensi keunggulan keunggulan ini tidak terlepas dari
potensi yang ada di sekeliling kita. Potensi ini berbeda-beda di
setiap daerah. “Menurut Akhmad Sudrajat, konsep pengembangan
keunggulan lokal diinspirasi dari berbagai potensi, yaitu Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM), geografis, budaya, dan historis.” (Asmani, Jamal Ma’mur. 2012.  Jadi potensi yang ada
dapat berbeda-beda tergantung dari sumber daya yang ada di setiap
daerah,diantaranya adalah:
Potensi Sumber Daya Alam (SDA)
Potensi sumber daya alam adalah potensi yang ada di bumi yang
dapat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia dan masyarakat sekitar. Terdapat berbagai macam potensi sumber daya alam, ada potensi sumber daya Alam bidang pertambangan, misalnya minyak bumi, gas,batubara, emas, dan lain-lain. Potensi Sumber Daya Alam bidang pertanian, misalnya padi, jagung, ubi, buah-buahan sayur dan lain sebagainya. Potensi sumber daya alam bidang perkebunan, misalnya karet, kelapa sawit, cokelat, dan kopi. Sumber daya alam bidang peternakan, misalnya sapi, kambing, dan unggas. Sumber daya alam dibidang perikanan misalnya tambak, ikan laut, ikan tawar, rumput laut dan lain sebagainya. Potensi sumber daya alam diatas sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia di sekitarnya untuk itu potensi ini perlu dikembangkan agar dapat memajukan kelangsungan hidup masyarakatIndonesia.
Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber Daya Manusia didefinisikan sebagai manusia dengan
segenap potensinya yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi makhluk sosial yang adaptif dan transformatif, serta mampu mendayagunakan potensi alam di sekitarnya secara seimbang dan berkesinambungan. Agar sumber daya manusia baik, maka masyarakat dituntut mampu untuk menyesuaikan diri dengan alam, perkembangan IPTEK, dan perubahan sosial budaya yang terjadi di Indonesia. Sumber Daya Manusia merupakan penentu dari seluruh potensi keunggulan lokal yang ada, karena manusialah yang akan mengolah berbagai sumber daya yang ada baik sumber daya alam, kebudayaan, geografis, dan historis. Apabila sumber daya manusia kurang baik dalam pengelolaan sumber daya yang ada, maka potensi keunggulan lokal tidak dapat bermanfaat dengan baik. Namun apabila Sumber Daya Manusia sudah baik, kreatif, dan dapat mengelola potensi keunggulan lokal yang ada maka potensi yang ada dapat bermafaat bagi masyarakat sekitar misalnya bermanfaat pada bidang perekonomian.
Potensi Budaya
Budaya adalah sikap, sedangkan sumber sikap adalah kebudayaan.
Agar kebudayaan dilandasi dengan sikap baik, masyarakat perlu
memadukan antara idealisme dengan realisme yang pada hakekatnya merupakan perpaduan antara seni dan budaya. (Asmani, Jamal Ma’mur).2012. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal. Yogyakarta: DIVA Perss.
Halaman 38). Potensi Budaya di setiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Indonesia memiliki 33 Provinsi dengan berbagai macam budaya yang ada.
Contoh dari keunggulan lokal di potensi budaya antara lain Sekatenan di Yogyakarta dan Solo, Upacara Ngaben di Bali, Malam Bainai di Sumatra, dan lain-lain. Bukan hanya itu potensi budaya di Indonesia juga ada tari-tarian misalnya tari pendet yang berasal dari bali, tari Tor-tor yang berasal dari Sumatera Utara, Tari Srimpi dari Yogyakarta dan lain-lain. Banyak sekali potensi keunggulan lokal dalam konsep budaya ini.
Potensi Historis
Keunggulan lokal di dalam konsep historis merupakan potensi
sejarah baik dalam bentuk benda purbakala maupun tradisi.
Pada konsep historis ini apa bila Sumber Daya Manusia dapat
memanfaatkan dengan baik maka hal ini dapat menjadi potensi keunggulan lokal. Diperlukan akulturasi terhadap nilai-nilai tradisional dengan memberi kultural baru agar terjadi perpaduan antara kepentingan tradisional dan kepentingan modern, sehingga aset atau potensi sejarah bisa menjadi potensi keunggulan lokal.
Contoh keunggulan lokal di konsep historis ini adalah candi Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah, candi ini memiliki nilai historis sehingga kini menjadi tempat wisata bahkan merupakan tujuan wisata bagi turis manca negara, karena candi Borobudur juga merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Tentu bukan tampa alasan  ketika kita ingin mengatakan bahwa mengapa potensi keunggulan lokal kemudian harus di genjot lewat pendidikan,dimana  Potensi keunggulan lokal dijadikan landasan pendidikan karena di Indonesia banyak sekali potensi keunggulan lokal baik dari konsep potensi SDA, SDM,,potensi budaya dan potensi historis yang belum terkelola dengan baik, sehingga belum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat sekitar. Banyak sekali masyarakat daerah yang memilih untuk merantau ke Ibu Kota untuk mencari lapangan pekerjaan, padahal di daerahnya memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Pada umumnya masyarakat belum mengetahui sumber daya yang ada di daerah mereka,
sehingga potensi keunggulan lokal belum dapat dimanfaatkan. Keunggulan lokal dijadikan landasan pendidikan agar siswa dan masyarakat dapat mengetahui apa saja keunggulan lokal di daerah masing-masing agar masyarakat dapat memahami aspek-aspek yang berhubungan dengan keunggulan lokal tersebut. Sehingga masyarakat mampu mengolah sumber daya yang ada agar dapat bermanfaat untuk kelangsungan kehidupan dan
perekonomian daerah tersebut sekaligus melestarikan budaya, tradisi, dan sumber daya yang menjadi unggulan daerah. Pendidikan berbasis keunggulan lokal ini juga memiliki tujuan agar indonesia mampu bersaing secara global.terkhusus daerah yang kita cintai ini yakni Provinsi Sulawesi Barat.

Dari tulisan  diatas maka penulis  menyimpulkan bahwa Pendidikan
Berbasis Keunggulan Lokal adalah usaha untuk mewujudkan pembelajaran yang memanfaatkan keunggulan lokal dalam aspek ekonomi, budaya, teknologi informasi dan komunikasi, bahasa, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan potensi peserta didik.
Akhir kata dari penulis bahwa gagasan tidak akan pernah kering terkhusus didunia pendidkan untuk menciptakan manusia yang se utuhnya
(AD)

Comments

comments

Check Also

Rapat Kerja, SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bersinergi Capai Jaminan Mutu dan KPI

MAKASSAR, KANDORANEWS.com – Perencanaan (planning) program penting dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. Setelah perencanaan, tahapan …

Adventorial