Thursday , March 21 2019

19 Peserta Ikuti Seleksi KPID Sulbar

MAMUJU, KANDORANEWS.com – DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melalui komisi I telah melaksanakan Fit and Proper Test terhadap calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar, periode 2018-2021.

Fit and Proper Test ini dilaksanakan di lantai Tiga Ruang Komisi I DPRD Sulawesi Barat, Jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju (23/1).

Uji kepatutan dan kelayakan ini merupakan bagian dari proses seleksi calon Komisioner KPID. Yang mana, telah dilakukan tahap awal pendaftaran dan pemberkasan adminstrasi pada bulan November 2018 kemarin.

“Yang memenuhi persyaratan dan lanjut pada tahap ini sebanyak 19 orang,” ungkap panitia timsel KPID Sulbar, Andreas Wisma Pamungkas, SH.

Proses fit and proper test ini berlangsung selama dua hari. Dimana, akan dilakukan pemeriksaan riwayat hidup dari 19 peserta tersebut.

“Mereka juga diberikan pertanyaan-pertanyaan terkait tentang visi-misi, serta inovasi yang akan mereka lakukan jika terpilih menjadi komisioner semua itu bertujuan untuk mendapatkan kandidat yang terbaik tentunya,” jelasnya.

Salah satu peserta Fit and proper test, Misbah, S.Pd mengatakan bahwa, keberadaan KPID di Sulbar sangat membantu masyarakat untuk mengantisipasi konten-konten atau siaran yang mempertontonkan hal-hal yang tidak pantas untuk ditayangkan di Televisi maupun Radio.

“Dalam artian, keberadaan KPID ini sebagai lembaga kontrol dalam penyiaran,” katanya.

Misbah menambahkan, setelah menyelesaikan fit and proper testnya saat wawancara oleh tim humas Sekretariat DPRD Sulbaru, langkah-langkah yang akan diambil ketika terpilih menjadi anggota komisioner KPID, akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap keberadaan Televisi dan Radio yang ada di Sulbar.

“Adapun yang belum memiliki Izin penyiaran akan melakukan tindakan pencabutan terhadap penyiaran yang ilegal apa bila tidak sesuai dengan Peraturan KPID,” cetusnya.

Terkait dengan pelaksanaan seleksi ini, dirinya juga mengapresiasi kerja Timsel KPID yang selama ini berjalan profesional dan transparan, serta kriteria dan persyaratannya sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 tahun
2002 tentang Penyiaran dan Peraturan KPI Nomor 1 tahun 2014 tentang kelembagaan KPI.

Tim seleksi KPID Sulbar, Hj. Hastuti Indriani, SE, yang juga Anggota Komisi I DPRD Sulbar mengatakan bahwa, peserta seleksi KPID dari 19 peserta semuanya memiliki kapasitas dan kualitas yang sama, serta kemampuan dalam menjawab dan menjelaskan setiap pertanyaan yang di ajukan oleh Tim seleksi KPID.

Dia juga berharap, ada keterwakilan dari perempuan yang lolos dalam seleksi KPID ini.

“Mereka yang nantinya lolos sebagai anggota KPID diharapkan mampu mengimplementasikan apa yang mereka dapatkan dalam KPID. Dalam hal ini tugas dan fungsi mereka sebagai anggota KPID Sulbar,” harap Hastuti Indriani. (*/Ra)

Check Also

Pemprov Sulbar Dorong Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Lebih Optimal

MAMUJU, KANDORANEWS.com – Provinsi Sulawesi Barat bertekad menjadikan aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi lebih optimal …